Sabtu, 04 Juni 2016


 TUGAS 1 (B)
Nama   : Baeti Amalia
Nim      : I1B015030


Peran Perawat Dalam Keselamatan Pasien

Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit. Pasien sebagai pengguna pelayanan kesehatan berhak memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit. Instansi rumah sakit yang bertanggungjawab dalam hal keamanan tersebut, keamanan itu sendiri merupakan prinsip yang paling fundamental dalam pemberian pelayanan kesehatan maupun keperawatan, dan sekaligus aspek yang paling kritis dari manajemen kualitas (Arikunto, 2002).
Sedangkan keselamatan pasien (patient safety) itu sendiri merupakan suatu variabel untuk mengukur dan mengevaluasi kualitas pelayanan keperawatan yang berdampak terhadap pelayanan kesehatan, merupakan salah satu komponen penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan terutama keperawatan (Kusnanto, 2004). Peranan  perawat dalam penerapan keselamatan pasien idealitanya yaitu, sebagai seorang perawat harus memiliki sikap caring terhadap pasien, mampu berkomunikasi dengan baik terhadap pasien, memiliki rasa tanggungjawab yang besar terhadap profesinya, mampu mengemban amanah dengan melaksanakan tugas dengan baik karena keselamatan dan kesembuhan pasien yang menjadi prioritas utama seorang perawat. Penting juga bagi perawat untuk dapat meningkatkan pengetahuan dalam bidang teknologi informasi agar prosedur perawatan yang dilakukan dapat terintegrasi dengan baik.
Sedangkan pada realitanya setiap pasien masih mengeluhkan tindakan dan kelambanan para petugas kesehatan. Mereka merasa dirugikan karena pelayanan yang masih kurang baik dan masalah sistem yang kurang handal baik untuk diagnosis, komplikasi terapi, respon terhadap intervensi, dan masalah komunikasi yang terkait dengan prosedur perawatan pasien tersebut. Sedangkan pada dasarnya program keselamatan pasien bertujuan untuk menurunkan angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) yang sering terjadi pada pasien selama dirawat di rumah sakit sehingga sangat merugikan baik pasien sendiri dan pihak rumah sakit. Kejadian tidak diharapkan bisa disebabkan oleh berbagai faktor antara lain beban kerja perawat yang tinggi, alur komunikasi yang kurang tepat, penggunaan sarana kurang tepat dan lain sebagainya (Nursalam, 2011).  


DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsini, 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Kusnanto. 2004. Pengantar Profesi dan Praktek Keperawatan Profesional. Jakarta: EGC

Nursalam. 2011. Manajemen Keperawatan.edisi 3. Jakarta: Salemba Medika





Tidak ada komentar:

Posting Komentar